TEORI DASAR
Mollusca
merupakan hewan dengan bertubuh lunak, biasanya badan ditutupi oleh cangkang
atau concha. Ciri-ciri umum tidak bersegmen, bileteral simetri, triplobastik,
tubuh lunak, dilindungi pallium (mantel) bagian tubuh anterior adalah kepala,
bagian ventral adalah kaki muskuler dan bagian dorsal adalah masa viscera,
saluran pencernaan makanan lengkap dengan gladula digestoria dan glandula
salivaria, mulut dilengkapi dengan radula. Saluran pencernaan makanan
kadang-kadang mengalami torsi, respirasi dengan insang, paru-paru (dalam cavum
palii), hidup terestrial atau aquatik.
Yang
termasuk dalam Phylum Mollusca ini antara lain : siput, tiram, bekicot,
cumi-cumi, dan sebagainya. Prinsip tubuhnya bilateral simetris, tidak
beruas-ruas, dan mempunyai cangkang dari CaCO3. Tubuh kerang, kepah
dan siput biasanya tersimpan di dalam cangkok, sehingga tidak tampak dari luar.
Bila keadaan aman, tubuh dijulurkan keluar dan yang tampak pertama kali adalah
kakinya, dan kaki tersebut untuk berjalan atau berenang. Antara tubuh dan
cangkok terdapat suatu bungkus yang disebut mantel. Diantara mantel dan tubuh
terdapat suatu rongga mantel. Biasanya anus terbuka pada rongga tersebut.
Sedangkan tubuh cumi-cumi tidak tersimpan dalam cangkok, cangkoknya terdapat dalam tubuh sebagai penguat. Mantel
pembungkus alat-alat jerohan (viceral).
Mollusca
tersebar luas dalam habitat laut, air tawar dan darat. Tetapi lebih banyak
terdapat di lautan. Mollusca mempunyai sistem digesti, respirasi, ekskresi dan
reproduksi yang kompleks.
Mollusca
berdasarkan simetri, kaki cangkok, mantel, insang dan sistem sarafnya terbagi
atas lima kelas, yaitu :
1. Amphineura, contoh : Chiton. Tubuhnya bilateral simetri, cangkok terdiri atas 8 kepingan
kapur yang mempunyai banyak serabut- serabut insang yang berlapis- lapis.
2. Gastropoda,
contoh : Siput, bekicot dan lain-lain.
3. Scapopoda,
cangkok seperti kerucut atau tanduk. Ujung cangkok berlubang dan bermantel.
4. Cephalopoda,
contoh : Cumi-cumi, Gurita, Nautilus
dan sebagainya. Tubuhnya bilateral, kakinya berubah menjadi lengan yang beralat
penghisap. Sistem syarafnya berkembang dipusatkan di kepala.
5. Pelecypoda,
contoh : Kerang, Tiram, Kepah, Remis dan sebagainya. Tubuhnya bilateral
simetris. Cangkok terdiri atas 2 bagian yang dihubungkan oleh engsel dan
mantel, juga terbagi atas dua bagian.
Bentuk cangkang siput
pada umumnya seperti kerucut dan tabung yang melingkar seperti konde (gelung,
whorl). Puncak kerucut merupakan bagian yang tertua, disebut apex. Sumbu
kerucut disebut columella. Aperture ialah bukan cangkang, tempat tersembunyinya
kepala dan kaki. Bila aperture dihadapkan pada kita dengan apex (puncak)
keatas, dinamakan dekstral, apabila aperture di sebelah kanan, dan disebut
sinisial apabila apeture disebelah kir. Lapisan kalsium karbonat terdiri atas 3
lapisan/lebih, yang terluar adalah prismatik, palisade, lapisan tenga/lamella
dan paling dalam adalah lapisan nacre/hypostracum. Lapisan prismatik terdiri
atas kristal calcyte yang tersusun vertikal, masing-masing diseliputi matrik
protein yang tipis. Pada telapak kaki gastropoda terdapat cilia dan berbagai
sel kelenjar. Kelenjar pada kaki menghasilkan lendir yang berguna untuk merayap
pada subtrat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar